pages

Sabtu, 06 April 2013

Detakan Waktu...


Pagi tanpa terasa bergilir menjadi siang. Kewajiban pagiku belum usai, tapi kewajiban siangku sudah menunggu untuk dikerjakan. Waktu... memburu... Langkahku begitu pelan, padahal jatah hidup kian berkurang. Duhai, waktu... aku sudah tahu kau tak bisa menunggu. Tapi aku malah dengan dungunya menyempatkan diri menari-nari di lingkaran peri.

Hidup memang tidak pernah bisa tanpa tujuan. Yang punya tujuan saja kadang masih bisa tergoda melirik hal-hal yang seharusnya tidak dilirik. Apa lagi yang tak punya tujuan dan tidak tahu apa tujuannya?

Waktu terus bergulir. Menjadi backsound setiap pekerjaan. Berpikir, membaca, menulis, merasa... dipompa oleh nafas: mimpi.

- 6 Januari 2011 -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar