Siang tadi aku mendung
Aku menyapamu, berharap dapat mengusir awan kelabu yang menggantung di langit hatiku
Tapi ternyata bibirku kelu untuk membicarakan cuaca hatiku denganmu
Maka aku memilih diam.. dan membiarkan kau bertanya-tanya sendirian
Aku temui Tuhanku, menumpahkan hujan gerimis itu tanpa ragu
Gerimisku reda, pelangi yang indah menjelma...
Malam ini tiba-tiba kau datang
Mengadukan pekatnya mendungmu
Hujan gerimis tak lagi mampu kau bendung
Sambil tersenyum maklum aku berujar,
"Jangan khawatir, tak lama lagi lengkungan pelangi kan hadir
Ini hanya pergantian cuaca hati
Permainan gelap terangnya bulan dan matahari..."
Catatan: Sudah pernah diposting di akun facebook penulis pada 9 Juli 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar